<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kita Semua Membaca&#8230;Yuuuk&#8230;!</title>
	<atom:link href="http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/</link>
	<description>learning to share and sharing to learn...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 18:01:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: missunita</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-75</link>
		<dc:creator>missunita</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 16:19:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-75</guid>
		<description>@ Pak Sawali : Nah, itu hebatnya bangsa kita, sukanya lompat-lompat

@ Bu Enggar : Atau lebih tepatnya membangkitkan minat membacanya, bu...Saya ada postingan baru yang triknya cukup siiippp...

@ Pak Agus : tapi jangan lantas kecewa, pak. Dari pengalaman, saya selalu kecewa dengan film yang diambil dari novel best seller - kayak Harry Potter (saya cuma lihat yang ke 1 - 2. Enough deh...)

@ Bu Windi : Salut buat mama Bu Windi. Eh..saya jg ngefans sama Enid Blyton. Saya ngumpulin buku sakunya, tinggal yang seri 4 sama 6. Selain itu saya juga masih ngefans sama Road Dahl.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Pak Sawali : Nah, itu hebatnya bangsa kita, sukanya lompat-lompat</p>
<p>@ Bu Enggar : Atau lebih tepatnya membangkitkan minat membacanya, bu&#8230;Saya ada postingan baru yang triknya cukup siiippp&#8230;</p>
<p>@ Pak Agus : tapi jangan lantas kecewa, pak. Dari pengalaman, saya selalu kecewa dengan film yang diambil dari novel best seller &#8211; kayak Harry Potter (saya cuma lihat yang ke 1 &#8211; 2. Enough deh&#8230;)</p>
<p>@ Bu Windi : Salut buat mama Bu Windi. Eh..saya jg ngefans sama Enid Blyton. Saya ngumpulin buku sakunya, tinggal yang seri 4 sama 6. Selain itu saya juga masih ngefans sama Road Dahl.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: windi</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-53</link>
		<dc:creator>windi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 08:57:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-53</guid>
		<description>Betul, saya setuju sekali.... 
Menurut saya peran orang tua (terutama ibu) sangat penting dalam meningkatkan minat baca anak. Saat saya berusia 1 tahun, mama saya selalu menyempatkan membacakan buku-buku cerita anak walaupun beliau seorang wanita karir yang sangat sibuk. Saya mempunyai banyak sekali koleksi buku dan hobi &quot;berpesiar&quot; ke toko buku sejak berumur 2 tahun. Saat saya menginjak usia 3 tahun, saya sudah hafal seluruh buku yang saya miliki dan saat berusia 5 tahun, saya sudah lancar membaca buku-buku karya Enid Blyton yang lumayan tebal. Sampai saya dewasa sekarangpun saya sangat gemar membaca, semua ini tentunya berkat dorongan mama saya tercinta :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul, saya setuju sekali&#8230;.<br />
Menurut saya peran orang tua (terutama ibu) sangat penting dalam meningkatkan minat baca anak. Saat saya berusia 1 tahun, mama saya selalu menyempatkan membacakan buku-buku cerita anak walaupun beliau seorang wanita karir yang sangat sibuk. Saya mempunyai banyak sekali koleksi buku dan hobi &#8220;berpesiar&#8221; ke toko buku sejak berumur 2 tahun. Saat saya menginjak usia 3 tahun, saya sudah hafal seluruh buku yang saya miliki dan saat berusia 5 tahun, saya sudah lancar membaca buku-buku karya Enid Blyton yang lumayan tebal. Sampai saya dewasa sekarangpun saya sangat gemar membaca, semua ini tentunya berkat dorongan mama saya tercinta <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusampurno</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-48</link>
		<dc:creator>agusampurno</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 09:57:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-48</guid>
		<description>Saya terlebih dahulu mengorbankan diri untuk membaca novel atau buku nya dahulu sebelum melihat film nya.
Sekalian belajar jadi kritikus film.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya terlebih dahulu mengorbankan diri untuk membaca novel atau buku nya dahulu sebelum melihat film nya.<br />
Sekalian belajar jadi kritikus film.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: enggar</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-46</link>
		<dc:creator>enggar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 11:11:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-46</guid>
		<description>Betul mbak, saya perhatikan minat baca murid-murid saya pun terbilang rendah. Saat ini saya sedang &#039;memaksa&#039; mereka untuk mulai membaca :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul mbak, saya perhatikan minat baca murid-murid saya pun terbilang rendah. Saat ini saya sedang &#8216;memaksa&#8217; mereka untuk mulai membaca <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-41</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 16:09:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-41</guid>
		<description>aktivitas membaca di negeri ini memiliki sejarah yang aneh, mbak. dari budaya lisan (iliterate) langsung ke budaya postliterate (televisi). sementara budaya literate (membaca) justru langsung dilompati. aneh juga, mengapa negeri ini justru lebih akrab dg dunia audio-visual yang lahir belakangan ketimbang membaca, yak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aktivitas membaca di negeri ini memiliki sejarah yang aneh, mbak. dari budaya lisan (iliterate) langsung ke budaya postliterate (televisi). sementara budaya literate (membaca) justru langsung dilompati. aneh juga, mengapa negeri ini justru lebih akrab dg dunia audio-visual yang lahir belakangan ketimbang membaca, yak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: missunita</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-40</link>
		<dc:creator>missunita</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 16:07:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-40</guid>
		<description>Masukan yang hebat... Memang ini ajakan buat orang dewasa,    berhubung pembaca blog ini orang2 dewasa. Pemikiran saya, kebanyakan pembaca blog ini adalah orang2 dewasa yang di lingkungannya ada anak2. Memang masih perlu suatu cara mengajak anak2 untuk gemar membaca yang tentu saja tidak cukup dengan kata &quot;AYO BACA BIAR JADI ORANG HEBAT&quot;. 
Matur nuwun sampun mampir...boleh kok kulo nuwun lagi...lain waktu saya yang gantian mampir...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masukan yang hebat&#8230; Memang ini ajakan buat orang dewasa,    berhubung pembaca blog ini orang2 dewasa. Pemikiran saya, kebanyakan pembaca blog ini adalah orang2 dewasa yang di lingkungannya ada anak2. Memang masih perlu suatu cara mengajak anak2 untuk gemar membaca yang tentu saja tidak cukup dengan kata &#8220;AYO BACA BIAR JADI ORANG HEBAT&#8221;.<br />
Matur nuwun sampun mampir&#8230;boleh kok kulo nuwun lagi&#8230;lain waktu saya yang gantian mampir&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dhodotes</title>
		<link>http://missunita.wordpress.com/2008/03/01/kita-semua-membacayuuuk/#comment-39</link>
		<dc:creator>dhodotes</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 12:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://missunita.wordpress.com/?p=51#comment-39</guid>
		<description>Yaah..memang begitulah, MissU. 

Anyway, minat lebih sering tidak bisa dibiarkan tumbuh mandiri kalo memang kita menghendaki tumbuh berkembangnya minat itu, baik minat kita sendiri ataupun minat orang-orang di sekitar kita. Katakanlah anak-anak, pada kondisi umum orang tua sangat berperan dalam hal menumbuhkembangkan minat baca anak-anak, susuai tulisan tadi dimulai dari diri sendiri (*kalo boleh saya kembangkan jadi dimulai dari yang terdekat).

Akan tetapi, kalo memang maksud tulisan MissU merupakan ajakan bagi orang dewasa supaya memberikan pengaruh positif dalam hal minat baca anak-anak, benturannya adalah ego. 

Maksudnya, katakanlah seorang missU. Akan lebih mempengaruhi/ menumbuhkan minat/ mengajak membaca 10 anak yang kecil minat bacanya daripada 2 orang dewasa yang juga kecil minatnya. Dan fenomena saling mempengaruhi akan lebih besar terjadi pada anak-anak karena &quot;semangat&quot; ikut2an temennya lebih besar. 

Kalo memang targetnya anak2 Indonesia, untuk seorang missU, untuk menumbuhkan minat baca 1000 anak, akan lebih efektif lewat 10 anak pertama tanpa minat baca daripada lewat 2 orang dewasa tanpa minat baca juga.

Eh...maap missU, tadi belum kulonuwun.
...kulonuwuuun...
makasih, missU.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yaah..memang begitulah, MissU. </p>
<p>Anyway, minat lebih sering tidak bisa dibiarkan tumbuh mandiri kalo memang kita menghendaki tumbuh berkembangnya minat itu, baik minat kita sendiri ataupun minat orang-orang di sekitar kita. Katakanlah anak-anak, pada kondisi umum orang tua sangat berperan dalam hal menumbuhkembangkan minat baca anak-anak, susuai tulisan tadi dimulai dari diri sendiri (*kalo boleh saya kembangkan jadi dimulai dari yang terdekat).</p>
<p>Akan tetapi, kalo memang maksud tulisan MissU merupakan ajakan bagi orang dewasa supaya memberikan pengaruh positif dalam hal minat baca anak-anak, benturannya adalah ego. </p>
<p>Maksudnya, katakanlah seorang missU. Akan lebih mempengaruhi/ menumbuhkan minat/ mengajak membaca 10 anak yang kecil minat bacanya daripada 2 orang dewasa yang juga kecil minatnya. Dan fenomena saling mempengaruhi akan lebih besar terjadi pada anak-anak karena &#8220;semangat&#8221; ikut2an temennya lebih besar. </p>
<p>Kalo memang targetnya anak2 Indonesia, untuk seorang missU, untuk menumbuhkan minat baca 1000 anak, akan lebih efektif lewat 10 anak pertama tanpa minat baca daripada lewat 2 orang dewasa tanpa minat baca juga.</p>
<p>Eh&#8230;maap missU, tadi belum kulonuwun.<br />
&#8230;kulonuwuuun&#8230;<br />
makasih, missU.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
