Istilah kurikulum berasal dari bahasa Latin, curere, yaitu track yang digunakan dalam balap kereta kuda. Istilah ini kemudian dipopulerkan oleh John Franklin Bobbit dalam bukunya The Curriculum yang diterbitkan pada tahun 1918 (http://en.wikipedia.org/wiki/Curriculum). Menurut Bobbit, kurikulum merupakan suatu naskah panduan mengenai pengalaman yang harus didapatkan anak-anak agar menjadi orang dewasa yang seharusnya. Oleh karena itu kurikulum merupakan kondisi ideal dibandingkan kondisi real. Kurikulum diibaratkan sebagai “jalur pacu” atau “kendaraan” untuk mencapai tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan.
Menurut Grayson (1978), kurikulum adalah suatu perencanaan untuk mendapatkan keluaran (outcomes) yang diharapkan dari suatu pembelajaran. Perencanaan tersebut disusun secara terstruktur untuk suatu bidang studi, sehingga memberikan pedoman dan instruksi untuk mengembangkan strategi pembelajaran. Materi di dalam kurikulum harus diorganisasikan dengan baik agar sasaran (goals) dan tujuan (objectives) pendidikan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Sedangkan menurut Harsono (2005), kurikulum merupakan gagasan pendidikan yang diekpresikan dalam praktik. Saat ini definisi kurikulum semakin berkembang, sehingga yang dimaksud kurikulum tidak hanya gagasan pendidikan tetapi juga termasuk seluruh program pembelajaran yang terencana dari suatu institusi pendidikan.
Menurut Grundy, S (1987) kurikulum merupakan program aktivitas guru dan murid yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa-siswa akan mencapai sebanyak mungkin tujuan akhir kegiatan pendidikan atau sekolah. Kurikulum bukan hanya susunan sederhana mengenai perencanaan yang akan diimplementasikan, namun juga terdiri dari proses yang aktif terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang saling berhubungan timbal balik dan terintergrasi sebagai suatu proses. BPNSP (2006) mendefinisikan kurikulum sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Awalnya kurikulum diterapkan dalam konsep sekolah atau pendidikan formal (Smith, M.K., 1987). Dalam pendidikan formal, kurikulum biasanya disusun oleh pemilik otoritas, misalnya National Curriculum for England untuk negara Inggris dan Departmen Pendidikan Nasional di Indonesia. Saat ini kurikulum juga juga digunakan dalam setting pendidikan informal, seperti kursus. Kurikulum dalam setting informal disusun oleh lembaga tersebut sesuai kebutuhan. Kurikulum memiliki fungsi strategis dalam pendidikan, walaupun bukan satu-satunya perangkat tunggal penjabaran strategi pendidikan. Fungsi kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan dan penjabaran visi tergantung dari kecakapan guru, ketercakupan substansi kurikulum, dan evaluasi proses belajar (Agus Suwignyo dalam Forum Mangunwijaya, 2007).
Referensi
BSNP, 2006, Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta : Badan Standar Nasional Pendidikan
Forum Mangunwijaya, 2007, Kurikulum yang Mencerdaskan : Visi 2030 dan Pendidikan Alternatif, Jakarta, Penerbit Buku Kompas
Grayson Lawrence, 1978, On a Methodology for Curriculum Design, Engineering Education
Grundy, S., 1987, Curriculum: Product or Praxis? Lewes: Falmer Press.
Harsono, 2005, Pengantar Problem-Based Learning, edisi kedua, Medika, Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta
Smith, M. K., 2000, Curriculum Theory and Practice’ The Encyclopedia of Informal Education, www.infed.org/biblio/b-curric.htm.



Terima kasih atas infonya. Sangat membantu untuk memahami
istilah dalam dunia pendidikan.
saya sangat berharap buku-buku berbahasa indonesia yang berkenaan dengan kurikulum, tolong dong disebutkan agar lebih memahami lebih dalam. thank’s for all …
waktu menulis posting ini, saya juga mengalami kendala mencari literatur tentang kurikulum dalam bahasa indonesia. akhirnya saya mencoba meramu dari beberapa sumber yang ada di referensi tersebut
terima kasih atas infonya, benar-benar membantu saya dalam penyelesaian tugas kuliah
kondisi real dan kondisi ideal dalam suatu sekolah
kondisi real dan kondisi ideal dalam suatu sekolah. saya mohon bantuan please…..
thank”s ya kak miss u, saat pusing2 cari di pustaka e iseng iseng cari di internet lnsng dapat pengertian kurikulum.. salam
Mahasiswa FIK UNP PADANG
alhamdulillah…makasih y miss u,,akhirnya aku dapat juga..tugas ku jd tertolong
thanks alot 4 ur info
sebelumnya saya ucapkan thanks U to miss U. saranku kalau bisa tampilkan pengertian kurikulum lebih dari 10 dari berbagai pendapat para ahli pendidikan. ok
thanks miss U..
skrg aq jd ngerti..
thanks atas informasi dari arti atau istilah “kurikulum” karena sudah dapat membantu saya untuk memahami istilah kurikulum dan mengerti. GBU
ThaX yach..Aq jd lebih faham lg ttg kurikulum,alhamdulilah infony sgt bermanfaat bwt referensi tugas kuliah
Alhamdulilah,aq skrg lbh mengerti tentang kurikulum..Klo bs definisi kurikulum lebih terperinci..Thax yach cz smw infony dpt membantu referensi bahan kuliah..
saya berterma ksh,yahhhhhh…..
hatur nuwun….bisa nambah referensi tugas kuliah!